ARTIKEL TENTANG PENGANTAR BISNIS
Nama :
Beaselia Salsabila Yutik
NPM :
21215306
Kelas : 1EB02
PENGERTIAN BISNIS
Dalam ilmu ekonomi, bisnis adalah
suatu organisasi yang menjual barang atau jasa kepada konsumen atau bisnis
lainnya, untuk mendapatkan laba. Secara historis kata bisnis dari bahasa
Inggris business, dari kata dasar busy yang berarti "sibuk" dalam
konteks individu, komunitas, ataupun masyarakat. Dalam artian, sibuk
mengerjakan aktivitas dan pekerjaan yang mendatangkan keuntungan. Dalam ekonomi
kapitalis, dimana kebanyakan bisnis dimiliki oleh pihak swasta, bisnis dibentuk
untuk mendapatkan profit dan meningkatkan kemakmuran para pemiliknya. Pemilik dan
operator dari sebuah bisnis mendapatkan imbalan sesuai dengan waktu, usaha,
atau kapital yang mereka berikan. Namun tidak semua bisnis mengejar keuntungan
seperti ini, misalnya bisnis koperatif yang bertujuan meningkatkan
kesejahteraan semua anggotanya atau institusi pemerintah yang bertujuan
meningkatkan kesejahteraan rakyat. Model bisnis seperti ini kontras dengan
sistem sosialistik, dimana bisnis besar kebanyakan dimiliki oleh pemerintah,
masyarakat umum, atau serikat pekerja.
Secara etimologi, bisnis berarti
keadaan dimana seseorang atau sekelompok orang sibuk melakukan pekerjaan yang
menghasilkan keuntungan. Kata "bisnis" sendiri memiliki tiga
penggunaan, tergantung skupnya — penggunaan singular kata bisnis dapat merujuk
pada badan usaha, yaitu kesatuan yuridis (hukum), teknis, dan ekonomis yang
bertujuan mencari laba atau keuntungan. Penggunaan yang lebih luas dapat
merujuk pada sektor pasar tertentu, misalnya "bisnis pertelevisian."
Penggunaan yang paling luas merujuk pada seluruh aktivitas yang dilakukan oleh
komunitas penyedia barang dan jasa. Meskipun demikian, definisi
"bisnis" yang tepat masih menjadi bahan perdebatan hingga saat
ini.
PERANAN BISNIS
Profit & continuity
Peranan bisnis sangatlah penting
dalam kehidupan masyarakat, karena melalui kegiatan bisnis suatu perusahaan
akan dapat memenuhi setiap kebutuhan (needs) keinginan (wants) dari masyarakat
konsumen yang beraneka ragam, sehingga konsumen merasa terpuaskan (customer
satisfactions). Setiap perusahaan yang berkinerja baik dan mampu memberikan
layanan yang memuaskan konsumen maka dipastikan akan memperoleh 'profit' atau
keuntungan dan usahanya akan terus berkembang dengan pesat 'going concern'
Fungsi
dasar
Bisnis Fungsi dasar Bisnis antara lain meliputi :
·
Acquiring of raw material
·
Manufactoring of raw material
·
Distributing Product to Consumers
·
Mencari dan menemukan sumber bahan baku
·
Mengolah bahan baku menjadi produk jadi
·
Menyalurkan produk jadi ketangan konsumen
Konsep
Lingkungan Bisnis
Konsep Lingkungan Bisnis Adalah
sekumpulan faktor2 tertentu yang akan mempengaruhi arah kebijakan dari suatu
perusahaan dalam mengelola aktifitas bisnisnya. Faktor2 tersebut meliputi
lingkungan eksternal yang dibagi dalam lingkungan jauh (makro) yaitu : Politik,
Ekonomi, Sosbud dan teknologi, dan lingkungan industri, serta lingkungan
internal.
Faktor Perubahan Ekonomi
Yang menjadi
faktor perubahan ekonomi yaitu akibat :
- adanya era Globalisasi Pasar
(Pasar Bebas)
- adanya era Teknologi (Informasi)
Pengertian Globalisasi Pasar (Pasar Bebas) adalah dimana
adanya kegiatan bisnis yang tidak mengenal batas wilayah, dampaknya ialah yang
terkuatlah yang bertahan dan yang paling memiliki marketable value.
Pengertian Teknologi (Informasi) adalah dimana adanya
kegiatan bisnis tidak dilakukan secara langsung melainkan melalui media Informasi
(IT) yaitu melalui iklan dan situs online. Sebagai contoh kita sering menjumpai
situs-situs iklan maupun jual beli di internet, itu menandakan si pelaku bisnis
sudah tidak perlu memiliki subuah toko atau galery yang cukup besar dan mewah
karena sudah tergantikan dengan media online.
Ada juga yang mempunyai toko atau galery yang besar dan mewah
tapi masih tetap menggunakan media informasi, tujuannya adalah untuk menarik
lebih banyak pengujung atau konsumen untuk membeli produknya, karena di era
seperti ini semua kegiatan bisnis tidak bisa lepas dari media informasi salah
satunya ialah teknologi informasi.
Penomena
Dampak Perubahan
Penomena
dampak perubahan adalah :
1.
Kekuasaan beralih ke konsumen;
Akibat dari
penomena ini produsen dituntut untuk lebih jeli dalam menentukan jenis atau
model yang akan diproduksinya yaitu dengan cara melakukan riset pasar,
korespondensi dan promosi quiz di tempat-tempat strategis (biasanya di mall)
guna mendapatkan informasi mengenai produknya.
2. Skala produksi besar tidak harus dilakukan;
Dengan
banyaknya produk serupa, maka produksi skala besar tidak mungkin dilakukan
sehingga harus mencari cara agar produksinya bisa besar dan konsumen merasa
puas yaitu dengan cara menjaga kualitas barang/produk yang baik, pesanan
layanan antar (delivery service) dengan penawaran harga terjangkau/bersaing
serta cara-cara lain yang dimaksudkan untuk menarik minat konsumen.
3. Batasan wilayah negara bukan lagi kendala;
Saat ini
dinegara kita telah banyak aktifitas bisnis dari berbagai kalangan lintas
negara, mereka berasal dari Cina, Malaysia, Singapura dll.
4. Teknologi cepat ditiru;
Saat ini
teknologi begitu cepat untuk ditiru, contoh yang paling dominan adalah
handphone/gadget dengan harga jual yang jauh lebih murah dari model pertama
yang dikeluarkan oleh produsen besar.
5. Setiap saat muncul pesaing;
Secara tidak
disadari dari hasil tiruan tersebut, pesaing-pesaing semakin banyak dan kalau
tidak ditangani dengan cermat para produsen pelopor akan kalah bersaing.
6. Meningkatnya sensitivitas pada konsumen.
Diakibatkan
dari kejadian diatas, otomatis akan menimbulkan berbagai pertimbangan bagi
kalangan konsumen, mereka tentunya akan lebih selektif terhadap suatu produk
atau barang yang akan mereka beli.
Daftar
Pustaka

Tidak ada komentar:
Posting Komentar