Senin, 19 Oktober 2015

Artikel tentang Pengantar Bisnis


ARTIKEL TENTANG PENGANTAR BISNIS






Nama       : Beaselia Salsabila Yutik
NPM         : 21215306
Kelas         : 1EB02





PENGERTIAN BISNIS

Dalam ilmu ekonomi, bisnis adalah suatu organisasi yang menjual barang atau jasa kepada konsumen atau bisnis lainnya, untuk mendapatkan laba. Secara historis kata bisnis dari bahasa Inggris business, dari kata dasar busy yang berarti "sibuk" dalam konteks individu, komunitas, ataupun masyarakat. Dalam artian, sibuk mengerjakan aktivitas dan pekerjaan yang mendatangkan keuntungan. Dalam ekonomi kapitalis, dimana kebanyakan bisnis dimiliki oleh pihak swasta, bisnis dibentuk untuk mendapatkan profit dan meningkatkan kemakmuran para pemiliknya. Pemilik dan operator dari sebuah bisnis mendapatkan imbalan sesuai dengan waktu, usaha, atau kapital yang mereka berikan. Namun tidak semua bisnis mengejar keuntungan seperti ini, misalnya bisnis koperatif yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan semua anggotanya atau institusi pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan rakyat. Model bisnis seperti ini kontras dengan sistem sosialistik, dimana bisnis besar kebanyakan dimiliki oleh pemerintah, masyarakat umum, atau serikat pekerja.
Secara etimologi, bisnis berarti keadaan dimana seseorang atau sekelompok orang sibuk melakukan pekerjaan yang menghasilkan keuntungan. Kata "bisnis" sendiri memiliki tiga penggunaan, tergantung skupnya — penggunaan singular kata bisnis dapat merujuk pada badan usaha, yaitu kesatuan yuridis (hukum), teknis, dan ekonomis yang bertujuan mencari laba atau keuntungan. Penggunaan yang lebih luas dapat merujuk pada sektor pasar tertentu, misalnya "bisnis pertelevisian." Penggunaan yang paling luas merujuk pada seluruh aktivitas yang dilakukan oleh komunitas penyedia barang dan jasa. Meskipun demikian, definisi "bisnis" yang tepat masih menjadi bahan perdebatan hingga saat ini.








PERANAN BISNIS

Profit & continuity                           
Peranan bisnis sangatlah penting dalam kehidupan masyarakat, karena melalui kegiatan bisnis suatu perusahaan akan dapat memenuhi setiap kebutuhan (needs) keinginan (wants) dari masyarakat konsumen yang beraneka ragam, sehingga konsumen merasa terpuaskan (customer satisfactions). Setiap perusahaan yang berkinerja baik dan mampu memberikan layanan yang memuaskan konsumen maka dipastikan akan memperoleh 'profit' atau keuntungan dan usahanya akan terus berkembang dengan pesat 'going concern'  

Fungsi dasar
Bisnis Fungsi dasar Bisnis antara lain meliputi :
·       Acquiring of raw material
·       Manufactoring of raw material
·       Distributing Product to Consumers
·       Mencari dan menemukan sumber bahan baku
·       Mengolah bahan baku menjadi produk jadi
·       Menyalurkan produk jadi ketangan konsumen  








Konsep Lingkungan Bisnis
Konsep Lingkungan Bisnis Adalah sekumpulan faktor2 tertentu yang akan mempengaruhi arah kebijakan dari suatu perusahaan dalam mengelola aktifitas bisnisnya. Faktor2 tersebut meliputi lingkungan eksternal yang dibagi dalam lingkungan jauh (makro) yaitu : Politik, Ekonomi, Sosbud dan teknologi, dan lingkungan industri, serta lingkungan internal.


Faktor Perubahan Ekonomi
Yang menjadi faktor perubahan ekonomi yaitu akibat :
  1. adanya era Globalisasi Pasar (Pasar Bebas)
  2. adanya era Teknologi (Informasi)
Pengertian Globalisasi Pasar (Pasar Bebas) adalah dimana adanya kegiatan bisnis yang tidak mengenal batas wilayah, dampaknya ialah yang terkuatlah yang bertahan dan yang paling memiliki marketable value.
Pengertian Teknologi (Informasi) adalah dimana adanya kegiatan bisnis tidak dilakukan secara langsung melainkan melalui media Informasi (IT) yaitu melalui iklan dan situs online. Sebagai contoh kita sering menjumpai situs-situs iklan maupun jual beli di internet, itu menandakan si pelaku bisnis sudah tidak perlu memiliki subuah toko atau galery yang cukup besar dan mewah karena sudah tergantikan dengan media online.
Ada juga yang mempunyai toko atau galery yang besar dan mewah tapi masih tetap menggunakan media informasi, tujuannya adalah untuk menarik lebih banyak pengujung atau konsumen untuk membeli produknya, karena di era seperti ini semua kegiatan bisnis tidak bisa lepas dari media informasi salah satunya ialah teknologi informasi.





Penomena Dampak Perubahan
Penomena dampak perubahan adalah :

1. Kekuasaan beralih ke konsumen;
Akibat dari penomena ini produsen dituntut untuk lebih jeli dalam menentukan jenis atau model yang akan diproduksinya yaitu dengan cara melakukan riset pasar, korespondensi dan promosi quiz di tempat-tempat strategis (biasanya di mall) guna mendapatkan informasi mengenai produknya.

2. Skala produksi besar tidak harus dilakukan;
Dengan banyaknya produk serupa, maka produksi skala besar tidak mungkin dilakukan sehingga harus mencari cara agar produksinya bisa besar dan konsumen merasa puas yaitu dengan cara menjaga kualitas barang/produk yang baik, pesanan layanan antar (delivery service) dengan penawaran harga terjangkau/bersaing serta cara-cara lain yang dimaksudkan untuk menarik minat konsumen.

3. Batasan wilayah negara bukan lagi kendala;
Saat ini dinegara kita telah banyak aktifitas bisnis dari berbagai kalangan lintas negara, mereka berasal dari Cina, Malaysia, Singapura dll.

4. Teknologi cepat ditiru;
Saat ini teknologi begitu cepat untuk ditiru, contoh yang paling dominan adalah handphone/gadget dengan harga jual yang jauh lebih murah dari model pertama yang dikeluarkan oleh produsen besar.

5. Setiap saat muncul pesaing;
Secara tidak disadari dari hasil tiruan tersebut, pesaing-pesaing semakin banyak dan kalau tidak ditangani dengan cermat para produsen pelopor akan kalah bersaing.

6. Meningkatnya sensitivitas pada konsumen.
Diakibatkan dari kejadian diatas, otomatis akan menimbulkan berbagai pertimbangan bagi kalangan konsumen, mereka tentunya akan lebih selektif terhadap suatu produk atau barang yang akan mereka beli.














 Daftar Pustaka


Tidak ada komentar:

Posting Komentar